Patriotik.co – Puluhan mahasiswa mengatasnamakan aliansi mahasiswa Universitas Batanghari (Unbari), menyampaikan aspirasi menolak pengesahakan UU Omnibus Law yang melarakatkan rakyat nantinya.
Setelah pengesahan Omnibus Law beberapa hari lalu, banyak elemen masyarakat gelar aksi unjuk rasa di jalanan. Tak terkecuali Mahasiswa Unbari, blokir jalan di depan kampusnya. Guna tolak Omnibus Law, Rabu (07/10).
Hal ini dilakukan sebagai bentuk sikap penolakan mahasiswa, terkait pengesahan UU Omnibus Law tersebut.
Pemblokiran jalan pun tak bisa dihindari karena massa mempadati aksi, tampak puluhan mahasiswa ini berdiri di badan jalan depan kampus mereka, seraya melakukan orasi penolakan Omnibus Law tersebut.
Presiden Mahasiswa (Presma) Unbari, Arby tya Afrilianif Surahman menjelaskan, bahwa kita tetap komitmen bersama rakyat. Menolak UU Omnibus Law yang akan merugikan para pekerja dan buruh di seluruh Indonesia ini.
Lanjutnya, Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hari ini tidak lagi mendengarkan suara-suara rakyat Indonesia namun mempetingkan suara para investor.
“Meskipun kondisi ditengah pademi Covid-19 tapi masyarakat masih ingin membatalkan UU Omnibus Law yang sangat merugikan hari ini,” kata Arby.
Kita terus konsisten dalam minggu ini tetap turun ke jalan untuk membatalkan UU Omnibus Law bersama eleman masyarakat lainnya.
(Wahyu Jati)








Discussion about this post